Feeds:
Pos
Komentar

Pengumuman

Info Selanjutnya bisa di buka di http://www.lpmp.net

 

Diklat PKB jepara
Apa yang harus “saya” lakukan, kalimat itu diulang berkali kali oleh Kabid FPMP, DR. Sri Widarty, M.Pd dalam sambutan kegiatan “Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Kerjasama Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kab. Jepara Dengan Lpmp Provinsi Jawa Tengah yang di laksanakan di Aula I Dinas Dikpora Kabupaten Jepara Tanggal 14 S.D. 16 April 2016. Kegiatan ini di ikuti oleh 50 Peserta dari unsur Pengawas TK/SD, Kepala Sekolah dan Guru dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jepara.Kegiatan di buka oleh Kepala Dinas Pendidikann Kab. Jepara.

Lebih lanjut lagi Ibu DR. Sri Widarty, M.Pd melanjutkan, dengan selalau bertanya kepada diri sendiri apa yang daya harus lakukan didalam proses bekerja maka akan membuat kita berusaha semaksimal mungkin dalam bekerja, termasuk bagi seorang guru. Guru mengelola siswa di dalam sekolah itu bisa diibaratkan sama dengan proses kerja di industri, dari bahan baku di proses menjadi bahan jadi.
Guru dalam hal ini di ibaratkan seperti mesin mesin dalam pabrik yang memproses siswa menjadi lulusan yang sesuai. Seperti juga pabrik dalam industri, mesin pabrik juga perlu di service di maintenence dan di upgrade kapasitasnya. LPMP dalam hal ini adalah bengkel yang mengupgrade, memperbaiki kemampuan guru sebagai mesin produksi di sekolah menjadi lebih baik dan fresh

Dalam sambutan kali ini Ibu Kabid FPMP Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Tengah, ibu DR. Sri Widarty, M.Pd juga menyinggung sedikit mengenai kegiatan yang mengklaim bekerja sama dengan LPMP Jawa tengah dalam melakukan pelatihan tetapi pada kenyataanya tidak. Karena kegiatan yang bekerjasama dengan lpmp seharusnya menggunakan prosedur yabg sudah di tetapkan, sehingga ibu kabid mewanti wanti kepada semua pihak untuk lebih mewaspadai setiap kegiatan pelatihan yang mengatasnamakan LPMP.

Terahir ibu kabid menekankan sekali bahwa mengelola sekolah seperti mengelola sebuah pabrik di mana output atau produk jadi yang diharapkan sesuai dengan permintaan pasar. Guru harus lebih mengayomi, melayani dengan maksimal kepada murid dan masyarakat.

Di Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Kerjasama Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kab. Jepara Dengan Lpmp Provinsi Jawa Tengah yang di laksanakan di Aula I Dinas Dikpora Kabupaten Jepara Tanggal 14 S.D. 16 April 2016 Materinya adalah :

  • Overview PKB
  • Pengembangan Diri
  • Publikasi Ilmiah
  • Karya Inovatif
  • Penyusunan Rencana PKB
  • Kebijakan Bidang Kepegawaian
  • Penyamaan Persepsi Pelaksanaan PKB
  • Prosedur Pengajuan DUPAK

 

Diklat PKB jepara

Pengisian Biodata dan Mengerjjakan Test Awal Secara Online

Diklat PKB jepara

Pembukaan di hadiri Kepala Dinas Pendidikan Kab. Jepara

03bae458-26c3-4085-aeda-1ea807cf3ecc

Suasa Diskusi Di Kelas

ea34cde9-2654-4bbc-8c81-3edd42681aa6

Suasana Diskusi Kelompok

5a1749e4-d3b9-4a3b-bb8f-4fedff57e646
Hari ini tanggal 12 april 2016 sampai dengan 14 April 2016 bertempat di SMK MUH 2 Borobudur, Kab Magelang sedang berlangsung Bintek Penulisan Karya Ilmiah Guru, Penilik, Pamong Belajar Dan Pengawas Kerjasama Dinas Dikpora Kab. Magelang Dengan Lpmp Provinsi Jawa Tengah dan di kuti oleh 80 peserta dari seluruh kabupaten Magelang..

Tujuan dari kegiatan ini adalah agar guru peserta bimtek dapat membuat karya tulis dan mampu mengimbaskan hasil pelatihan di MGMP mapun di sekolah asal.

untuk materiu kegiatan sebagai berikut :

 

NO
MATERI
JML JAM
KODE PENATAR
1 Kebijakan Pemerintah Kabupaten dalam Bidang Pendidikan
2
Ka
2 Pengantar Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
3
ER
3 Permasalahan dalam PTK
3
ER
4 Kajian Teori
4
ER
5 Metodologi PTK
5
ER
6 Analisis Data
4
MP
7 Laporan Hasil PTK
4
MP
8 Artikel Jurnal Hasil PTK
3
MP
9 Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
2
MP

Galery Dokumentasi :

4cb3753d-3515-444d-8c8a-c90a4ccef3b2

WebEx adalah sebuah aplikasi online yang dikembangkan oleh Cisco yang membuat para pengguna saling berkolaborasi lewat gambar, video, dan suara dari mana pun secara lebih mudah. WebEx mengkombinasikan komunikasi lewat Telepon dengan tampilan di layar Komputer. Tidak perlu menghabiskan biaya untuk perjalanan dan melakukan pertemuan, cukup melalui Penjelajah web di meja masing-masing dan lebih produktif dibandingkan mengirim file yang akan didiskusikan lewat email. Tidak ada Perangkat keras yang harus dibeli, maupun Perangkat lunak yang harus diunduh. Dengan aplikasi ini, baik perusahaan maupun pengguna perorangan bisa mengurangi biaya operasional dan membuat pekerjaan lebih efisien. (Wikipedia)

Untuk memulai menggunakan webex  di smartphone, install aplikasinya di google play bagi android atau Apple Store bagi pengguna IOS.
4//embedr.flickr.com/assets/client-code.js
setelah selesai jalankan

1//embedr.flickr.com/assets/client-code.js
Klik Join Meeting
3//embedr.flickr.com/assets/client-code.js
Masukan kode meeting, nama user dan alamat email

Kode meeting dan password (jika di minta) di berikan oleh host atau yang mengundang kita untuk join ke dalam video converence,

nama user kita masukan bebas dengan syarat nama tersebut unik (belum digunakan oleh orang lain) dan masukan alamat email

kemudian klik join

7//embedr.flickr.com/assets/client-code.js
Setelah berhasil jooin dalam meeting, klik tombol video jika ingin video kita juga terlihat di meeting room
6//embedr.flickr.com/assets/client-code.js
bentuk tampilan jika banyak yang bergabung dalam meeting room.

webex akan di gunakan dalam videoconverence  proses pembelajarann jarak jauh

selamat mencoba.

 

Rakor kur 2013 SMA thn 2016

Dalam pidato pembukaan kegiatan “Rapat Koordinasi Persiapan Pelatihan Kurikulum 2013 Jenjang SMA” di Aula H LPMP Jawa Tengah, Jl. Kyai Mojo Srondol Kulon Semarang, Kepala LPMP Jawa Tengah bapak Harmanto, M.Si menyampaikan pesan mengenai pentingnya membekali anak didik kita dengan kemampuan berkomunikasi yang baik kepada peserta yang teridiri dari kepala sekolah sasaran kurikulum 2013 tahun 2016 dan pejabat dinas pendidikan kab/kota  se Jawa Tengah.

Lebih lanjut bapak kepala LPMP Jawa Tengah menyampaikan bahwa kecerdasan akademik memang penting tetapi kemampuan berkomunikasi yang juga termasuk salah satu “life skill”  yang perlu di miliki para anak didik kita.

Kegiatan Rapat koordinasi Persiapan Pelatihan Kurikulum 2013 Jenjang SMA di adakan oleh LPMP Jawa Tengah tanggal 30 s.d 31 Maret 2016  di hadiri oleh  35 pejabat dinas pendidikan kab/kota yang mengurusi bidang SMA  se Jawa Tengah serta 117 kepala sekolah sasaran kurikulum 2013 tahun 2016. Tujuan dari kegiatan rakor koordinasi persiapan pelatihan kurikulum 2013 jenjang SMA adalah untuk mensinkronkan persiapan administrasi  pelaksanaan pelatihan kurikulum 2013 jenjang SMA yang akan di laksanakan mulai April.

Dalam rakor ini juga bertujuan untuk mengumpulkan data Guru Sasaran (GS) dari sekolah sasaran dan merekap usulan guru yang akan di jadikan Instruktur Kabupaten (IK).  Dimana Instruktur Kabupaten (IK) di ambil dari guru sekolah sasaran kurikulum 2016.

Kegiatan berlangsung sesusai dengan jadwal dan berahir pada hari kamis, 31 Maret 2016 jam 12.00 dan di tutup oleh Kepala Bidang FPMP Ibu DR. Sri Widarti, M.Pd dengan hasil hampir semua data guru sasaran dan Instruktur Kabupaten (IK) yang di usulkan sudah berhasil di kumpulkan. Beberapa sekolah yang belum mengumpulkan data masih punya tanggung jawab untuk mengirimkan datanya melalui email dalam waktu maksimal seminggu setelah kegiatan berahir.

Daftar Sekolah Sasaran Kur 2013 Jenjang SMA Tahun 2016

Daftar Sekolah sasaran kur 2013 tahun 2016-1

 

Daftar Sekolah sasaran kur 2013 tahun 2016-2

 

Daftar Sekolah sasaran kur 2013 tahun 2016-3

Pengertian Kelas Maya

kelas dapat berarti sekelompok siswa yang menghadapi pelajaran ataupun kuliah tertentu di perguruan tinggi, sekolah, maupun lembaga pendidikan sedangkan Maya Menurut kamus Webster’s bisa berarti simulasi, demo, bekerja secara electronic, bisa berpindah-pindah saat anda berada dimana saja, tidak benar-benar secara fisik. Sehingga kelas maya bisa di artikan secara harafiah adalah sekumpulan siswa yang menghadapi pelajaran tertentu secara tidak langsung (tidak tatap muka) secara elektronik dimana saja kapan saja. Dalam pengertian umum Kelas Maya adalah kelas yang diadakan tanpa tatap muka secara langsung antara pengajar dan yang menerima bahan ajar. Kelas virtual berhubungan langsung dengan internet. Dimana pengajar menyediakan sebuah forum kepada para penerima bahan ajar dan melakukan diskusi seperti kegiatan belajar mengajar dikelas. Pengertian lain kelas maya mengacu pada istilah virtual class, adalah kegiatan belajar mengajar menggunakan ruangan dengan menggunakan e-learning/ tempat terjadinya kegiatan virtual learning. Dalam kelas maya dapat diketahui kemajuan (progress) proses belajar, dimana dapat dipantau baik oleh pengajar maupun peserta didik. Selain utamanya digunakan untuk proses pendidikan jarak jauh (distance education), sistem tersebut juga dapat digunakan sebagai tambahan atau penunjang dalam kelas tatap muka. kelas merupakan pembelajaran dengan menggunakan media elektronik, disampaikan dengan menggunakan media elektronik yang terhubung dengan Internet (world wide web yang menghubungkan semua unit komputer diseluruh dunia yang terkoneksi dengan internet) dan Intranet (jaringan yang bisa menghubungkan semua unit komputer dalam sebuah perusahaan). Jumlah peserta didik yang dapat ikut berpartisipasi bisa jauh lebih besar dari pada cara belajar secara konvensional di ruang kelas (jumlah siswa tidak terbatas pada besarnya ruang kelas)

Tujuan dibentuknya kelas maya adalah berupaya untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, dapat menarik minat siswa dalam belajar, bisa dilaksanakan kapan saja dan dimana saja, serta bertujuan untuk menghemat waktu dan biaya. Membekali siswa dengan kompetensi internasional. Kelas maya bisa sebagai alternatif untuk pemanfaatan teknologi informasi yang sehat. Dengan adanya penggunaan kelas maya dalam pembelajaran maka guru dan orang tua tidak perlu melarang siswa membawa gadged ke sekolah tetapi tinggal mengarahkan anak untuk menggunakan gadged untuk pembelajaran. Selain itu penggunaan kelas maya sejajalan dengan pradigma Student-Centered Learning (SCL) dimana menurut Cannon dalam (Permana, 2008), adalah suatu paradigma atau pendekatan dalam dunia pembelajaran dan pengajaran di mana didalamnya siswa memiliki tanggung jawab atas beberapa aktivitas penting seperti perencanaan pembelajaran, interaksi antara guru dan sesama pelajar, penelitian, dan evaluasi terhadap pembelajaran yang telah dikerjakan

Bagan 1 Model Kelas Maya

Lanjut Baca »

Yth. Kepala Dinas Pendidikan

Kab./Kota

Provinsi Jawa Tengah

Diberitahukan dengan hormat bahwa Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah pada tahun anggaran 2015 akan menyelenggarakan Pelatihan Kurikulum Nasional (dh. Kurikulum 2013) bagi Guru Kelas 3 dan 6.

Sehubungan dengan hal tersebut, mohon perkenan Saudara melakukan verfikasi data sekolah pelaksana Kurikulum 2013 (3 semester) dan mengusulkan:

(a) Daftar nama calon IN (kriteria terlampir);

(b) Daftar nama calon GS (kriteria terlampir)

(c) Daftar Sekretariat kab/kota.

Seluruh format sebagaimana dimaksud dapat diunduh di alamat lpmp.wordpress.com

Selanjutnya, data mohon dikirim dalam bentuk softcopy melalui email ke alamat fpmp@lpmpjateng.go.id paling lambat tanggal 29 Mei 2015 dan dalam bentuk hardcopy dibawa pada saat pelaksanaan Rakor Persiapan Pelatihan Kurikulum 2013 pada tanggal 3-4 Juni 2015 (undangan menyusul). Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Putut Joko Wibowo dengan no hp. 081390957715 dan P. Aris Abimanyu dengan no hp. 0816666776.

Demikian, atas perkenan dan kerjasama yang baik kami sampaikan terima kasih.

 

Kepala,

 

                                                                                   ttd

 

Lampiran (Download)

1. Data sekolah pelaksana Kurikulum 2013 (3 semester)

2. Format Sekretariat

3. Surat 

4. Data Sekolah pelaksana kurikulum 2013 (3Semester) Jenjang SMP, SMA dan SMK

 

KRITERIA INSTRUKTUR NASIONAL (IN)

 

  1. Latar belakang pendidikan minimal S1 program studi yang relevan;
  2. Memahami Kurikulum 2013 melalui pengalaman mengikuti pelatihan Instruktur Nasional dan GS Kurikulum 2013 dan dinyatakan layak dengan nilai kategori minimal baik;
  3. Memiliki kemampuan melaksanakan pelatihan dengan pendekatan andragogy dibuktikan dengan surat keterangan/sertifikat pengalaman melakukan pelatihan-pelatihan guru;
  4. Memiliki kompetensi pedagogik dibuktikan dengan surat keterangan pengalaman sebagai Instruktur Pelatihan;
  5. Memiliki komitmen untuk melatih guru sasaran selama 5 (lima) hari berturut-turut pada setiap angkatan tanpa absen dan minimal menjadi pelatih untuk 3 (tiga) angkatan serta bersedia ditugaskan di mana saja;
  6. Diberi izin dan direkomendasikan oleh pimpinan unit kerja.

 

KRITERIA GURU SASARAN (GS)

 

  1. Guru Kelas 3 dan 6 yang belum mengikuti pelatihan implementasi Kurikulum 2013 pada tahun 2013 atau 2014, baik program Pusat, Daerah, maupun Mandiri;
  2. Guru bukan peserta PLPG