Feeds:
Tulisan
Komentar

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘simulasi Supervisi KTSP’

PENGEMBANGAN MEDIA DIKLAT INTERAKTIF

PROGRAM APLIKASI VBA EXCEL UNTUK

SIMULASI SUPERVISI KTSP

DALAM DIKLAT IHT SUPERVISOR KTSP

LPMP JAWA TENGAH

Drs. Sri Wasono Widodo,M.Pd.

Widyaiswara LPMP Jawa Tengah

ABSTRAK

Widodo, Sri Wasono. 2012.
Pengembangan Media Diklat Interaktifprogram Aplikasi VBA Excel Untuk Simulasi Supervisi KTSP Dalam Diklat IHT Supervisor KTSP LPMP Jawa Tengah”.
Laporan Penelitian Pengembangan, diajukan dalam rangka kegiatan pengembangan profesi Widyaiswara.

Artikel ini mendeskripsikan hasil penelitian pengembangan.
Latar belakang penelitian adalah perlunya meningkatkan keefektivan kegiatan simulasi supervisi dalam Diklat IHT Supervisi KTSP. Untuk itu diperlukan suatu program aplikasi yang dapat menigkatkan keefektivan kegiatan tersebut. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana merancang bangun program aplikasi yang berfungsi sebagai media diklat yang dapat membantu fasilitator maupun peserta diklat dalam simulasi
supervisi. Tujuan penelitian ini agar program aplikasi yang dihasilkan berfungsi sebagai media diklat yang dapat membantu fasilitator maupun peserta diklat dalam simulasi maupun pelaksanaan supervisi KTSP. Spesifikasi program aplikasi yang dirancang berbasis Visual Basic Application Microsoft Excel dengan memanfaatkan berbagai menu function dan form, yang memiliki kompatibilitas di Excel 2003 atau generasi setelahnya. Produk yang dihasilkan diuji coba secara terbatas dengan responden seorang pakar supervisi KTSP, 4 orang fasilitator diklat dan 6 orang yang pernah mengikuti kegiatan Diklat IHT Supervisi KTSP. Instrumen yang digunakan adalah angket yang telah divalidasi. Setelah direvisi, media diklat interaktif program aplikasi VBA Excel simulasi didiseminasikan dalam diklat supervisi KTSP dan diunggah ke web sehingga dapat diunduh secara online.

Kata Kunci : media diklat interaktif, VBA Excel, simulasi Supervisi KTSP.

  1. PENDAHULUAN
  • Latar Belakang

Dasawarsa terakhir ini dunia pendidikan berubah secara dramatis. Pada era standarisasi semua bidang ini, pemangku kepentingan pendidikan dituntut memiliki tingkat akuntabilitas lebih tinggi dibanding sebelumnya. Hampir semua pemerintahan di dunia ini menyusun berbagai standar di bidang pendidikan. Fokus utamanya adalah standarisasi performans siswa, standarisasi ujian untuk mengukur performance dan perencanaan strategis memperbaiki performance tersebut (Aseltine, 2006: 1).

Standar Nasional Pendidikan (SNP) adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (PP No. 19 Tahun 2005 Pasal 1). (1)    Lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan (PP No. 19 Tahun 2005 Pasal 2).

Salah satu tugas Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) adalah melaksanakan supervisi keterlaksanaan pencapaian standar tersebut di satuan pendidikan. Salah satu objek supervisi adalah keterlaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam melaksanakan kegiatan tersebut, kesiapan supervisor menjadi penting. Untuk itu dilaksanakan kegian pembekalan berupa pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk calon supervisor KTSP. Salah satu mata diklat dalam kegiatan ini adalah simulasi pelaksanan supervisi. Widyaiswara sebagai fasilitator diklat tersebut memerlukan media diklat sehingga kegiatan simulasi menjadi lebih realistis, efektif dan menyenangkan.

(lebih…)

Read Full Post »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 206 pengikut lainnya.